
Bagus banget nih manga, cerita dari Fake love menjadi True love. Akhirnya manga ini dijadikan anime lagi, tidak bisa dilewatkan. Apa lagi pemeran suaranya favoriteku semua, sampai-sampai guling-guling tidak tahu arah karena saking senangnya. Adegan drama "Romeo dan Juliet" yang sangat menghayati, ya.... Walaupun ada sedikit kesalahan teknis tetapi dengan hebatnya si protagonist ini yang bermain sebagai Romeo "Ichijo" dapat melalui itu dengan mudah dan hebat, dan
"Chitoge" yang bermain sebagai Juliet dengan sangat bagus yang menggantikan Oonodera yang terkena musiba. Aslinya sih chapter ini sudah lewat jauh banget, tapi menurutku ini chapter terbaiknya manga ini. Yakuzanya menurutku terlalu over acting banget, keterlaluan mengganggu acting mereka yang sudah sangat perfect. Meskipun si Chitoge melupakan beberapa kata dari naskah dialognya sih... Tetapi tidak apa, dramanya masih bisa berjalan dengan lancar.
Tetapi kenapa ya manga ini tidak dibuat menjadi komik? Kan eman banget tuh! Kalau saja dibuat menjadi komik, pasti akan boooming banget nih komik, sekalian kalau sekolah gak boleh bawa hp tetapikan tidak dilarang kalau membawa komik sama sekolah, sekalian diselipin di buku paket jadi kelihatan pintar gitu. Maksudnya itu pintar akalnya bukan otaknya yang pintar, ( Jangan dilakukan oleh pemula atau dalam lindungan ortu karena adegan ini hanya untuk yang profesional ).
Semoga saja manga ini menjadi manga yang memiliki cerita yang panjang, tidak akan kubiarkan manga ini cepat selesai ceritanya! karena kalau selesai, terpaksa harus nyari manga yang bagus lagi selain ini. Kan capek! Yah aku berharap supaya manga ini menjadi boooming dan memiliki cerita yang panjang saja sama semoga si Ichijo berhasil menemukan cinta pertamanya 10 tahun yang lalu dan happy ending.
Aku sudah menterjemahkan dialoge dari drama ini, Enjoy! ( Semoga kalian bisa membayangkan ).
Darah membersihkan Darah. Romeo dan Juliet dilahirkan oleh dua keluarga yang melanjutkan peperangan dan tragis jatuh cinta.
"Oh...
Kenapa keluarga kita saling bertarung dengan rasa kebencian? Aku yakin
jika diberi kesempatan, mereka akan bergabung dan berkerja sama seperti
yang kita lakukan. Jika mereka hanya bisa mengerti setengah apa yang
kurasakan tetangmu, Romeo... Aku yakin..." Kata Juliet
Romeo berusaha menyelinap ke rumah besar pergi ke Juliet. Menghiraukan peringatan pelayannya.
"Apa kau sangat ingin untuk pergi? Musuh menginginkan nyawamu." Kata pelayan
"Tidak peduli seberapa berbahayanya ini, aku perlu untuk pergi ke dia. Dia menunggu di balkon itu." Kata Romeo
"U... Ummm... Romeo, aku umm... Aku selalu cin..." Kata pelayan
Saat itu muncul ledakan perempuan misterius di situ, siapakah dia?
"Namaku adalah ummm, Josephin! Aku adalah... cinta sejati... Romeo." Kata Josephine
Bahkan Romeo dituduh oleh dua waktu.
"Ummm Josephine? Aku pikir kau salah paham tentang sesuatu disini..." Kata Romeo
"Ya
ampun! Jangan katakan padamu bahwa kau lupa? Kau melakukan itu
padaku... Apakah kau berbohong ketika kau menanyakan padaku untuk
menikahimu?" Kata Josephine
"Geez Josephine, kau telah
menyebabkanku banyak sekali masalah seperti ini selamanya sekarang, kita
tidak bisa menikah. Karena kita berhubungan darah, adik perempuanku!!"
Kata Romeo
"Tapi itu tidak apa jika kita saling mencintai!! Ayo menikah, kak Romeo!!" Kata Josephine
Itu
tetap tidak menghentikan Josephine! Kerinduan Josephin yang mengagumkan
untuk kakaknya, apa yang akan dilakukan Romeo sekarang?
"Tolong
mengertilah Josephine, jalan yang aku pilih akan memimpin keluarga kita
ke darah kematian. Aku tidak mau mengikutkan adikku yang lucu ke..."
Kata Romeo
Dan setelah itu Josephine pergi, Romeo menuju jalannya ke Juliet.
"Berhenti
disana, Romeo!! Aku tidak bisa membiarkanmu melihat Juliet. Aku kakak
lelakinya Juliet!! Friedrich!! Ketika aku menanyakan tentangmu, kau
adalah pemuda yang tercela yang membuat wanita menangis dan menyurangi
mereka, tetapi bertingkah laku seperti ini tidak apa." Kata Friedrich
"Kau salah mempahami situasi dan melebih-lebihkan ini." Kata Romeo
"Aku
tidak akan membiarkanmu mendapatkan adik perempuanku! jika kamu
benar-benar harus pergi ke dia... Lalu kalahkan aku!!" Kata Friedrich
"Ghuwaa." Kata Romeo
"Tunggu! Umm, Kakak? Apa yang kau lakukan? Itu berbahaya!!" Kata Juliet
"Juliet, diamlah. Pria ini berbahaya! Jika dia tidak ada... Juliet akan berada denganku selamanya." Kata Friesrich
Sepertinya kakak lelakinya telah memberi kasus yang besar terhadap adiknya.
"Whoahahaha!! Ada apa? Kau tidak melawanku?" Kata Friedrich
"Diamlah! Karena kau memiliki senjata dan aku tidak...Whoa!" Kata Romeo
"Ini berakhir. Menyerahlah, Romeo." Kata Friedrich
"Seperti aku menerima kekalahan, kau sialan!!" Kata Romeo
"Whoaa, ini tidak enak dilihat!!" Kata friedrich
Dinding kastilnya runtuh seketika, apa mereka berdua akan baik saja dibawah puing-puing?
"ROMEO!!!" Kata Juliet
Ohhh!! Itu Romeo!! Romeo Bangkit!! Pertarungan ini adalah kemenangan Romeo!!
"Aku... Datang... Juliet..." Kata Romeo
"O
Romeo, Romeo! Oleh karena kesenianmu, Romeo? Membantah ayahmu dan
menolak namanya, atau, jika kamu tidak melayu. Akan tetapi bersumpah
cintaku, dan aku tidak akan lama menjadi musuh. Aku mencintaimu, Romeo."
Kata Juliet
The End
Tidak ada komentar:
Posting Komentar