Pada hari Senin, 10 Februari 2014 Adalah hari yang terburuk untukku. Gimana tidak? pada hari itu ada acara yang bernama "Manasik Haji". Haruskan membawa barang yang luar biasa banyak sekali, BERAT...... Saat di bus di perjalanan menertawakan orang-oran yan gak jelas banget, dan untuk mengisi kesepian ada yang endengarkan lagu, bercanda yang keterlaluan, foto-foto lebay,
dan lain-lain. Dan akhirnya sampai di "Asrama Haji Sukolilo" Yang kebetulan dekat dengan rumah
eyangku ( Dari bapak ), disanalah mulainya nasib sialku. Saat disana disuruh praktek religius, dan yang gak paling aku suka itu saat menggunakan kain ihrom. Saat mengambil kainnya ternyata hanya ada satu kain seharusnya dua, sial,sial... saat itu guru bilang "Anak,anak sekarang dipakai kain ihromnya kalau bawa satu gak usah pakai atasan dan kalau tidak tidak bawa pinjam kain kafannya mayat sana!" Gila lho pikir kami itu apaan? Akhirnya aku telephone rumah dan memberitahu dan
akhirnya kumatikan. Akhirnya temanku punya cara untuk menutupi semua bagian tubuh hanya dengan satu kain saja, terpaksa aku ikuti dan melakukan praktek itu. Saat di bukit Safa. Aku lihat eyangku ( Dari ibu ) datang dan membawakan kain ihrom yang tertinggal, dan akhirnya aku bisa memakainya dengan benar. Dan setelah itu Sholat Dhuhur berjamaah dan memakan bekal, sialnya aku tidak membawa bekal. Aku cuman dikasih uang untuk membeli makan, saat mau keluar membeli
makan tiba-tiba guru berteriak untuk tidak keluar gerbang. Dengan terpaksa kembali dan hanya memakan roti sobek yang hanya mengisi perut 10% saja, dan sehabis itu dilanjutin ke Ampel ke makamnya sunan Ampel. Setelah sampai lari untuk membeli makan, baru saja mau masuk guru langsung berteriak dan menyuruh untuk berkumpul dan menuju makamnya sunan Ampel. Dengan terpaksa kuturuti saja permintaan yang berkuasa itu, setelah berdoa diberi waktu bebas hanya 45
menit. Dan aku langsung ke tempat makan yang terdekat dan makan hanya dalam waktu 15 menit, dan sehabis mengisi perut membeli camilan untuk dijalan. Akhirnya di putuskan untuk membeli keripik, saat dibuka ternyata keripikya lembek "Ngajak berantem ya itu madura?" Salah satu temanku bilang "Dibujui medure takye hahaha" tetapi untungnya bukan hanya ada yang ditipu ada beberapa temanku yang juga kena tipu. Saat dijalan ngejek orang tidak jelas lagi dan akhirnya tertidur pulas,
dan akhirnya sampai disekolah. Jam menunjukkan jam 16.00 Sore, dan terdengar pengumuman "Bagi siswa kelas 9 ada UAS besok, diharapkan siswa untuk belajar dengan rajin dan penuh semangat" Gila..... Sudah capek dapat tiket horror lagi dari sekolahan, akhirnya pulang dengan wajah mengenaskan sungguh tidak bisa dilupakan ini pengalaman.
![]() |
| Dowi! Enak tidak dikelilingi sama perempuan cerewet? |
eyangku ( Dari bapak ), disanalah mulainya nasib sialku. Saat disana disuruh praktek religius, dan yang gak paling aku suka itu saat menggunakan kain ihrom. Saat mengambil kainnya ternyata hanya ada satu kain seharusnya dua, sial,sial... saat itu guru bilang "Anak,anak sekarang dipakai kain ihromnya kalau bawa satu gak usah pakai atasan dan kalau tidak tidak bawa pinjam kain kafannya mayat sana!" Gila lho pikir kami itu apaan? Akhirnya aku telephone rumah dan memberitahu dan
akhirnya kumatikan. Akhirnya temanku punya cara untuk menutupi semua bagian tubuh hanya dengan satu kain saja, terpaksa aku ikuti dan melakukan praktek itu. Saat di bukit Safa. Aku lihat eyangku ( Dari ibu ) datang dan membawakan kain ihrom yang tertinggal, dan akhirnya aku bisa memakainya dengan benar. Dan setelah itu Sholat Dhuhur berjamaah dan memakan bekal, sialnya aku tidak membawa bekal. Aku cuman dikasih uang untuk membeli makan, saat mau keluar membeli
![]() |
| Branch Time! Meskipun dengan wajah ngenes. |
makan tiba-tiba guru berteriak untuk tidak keluar gerbang. Dengan terpaksa kembali dan hanya memakan roti sobek yang hanya mengisi perut 10% saja, dan sehabis itu dilanjutin ke Ampel ke makamnya sunan Ampel. Setelah sampai lari untuk membeli makan, baru saja mau masuk guru langsung berteriak dan menyuruh untuk berkumpul dan menuju makamnya sunan Ampel. Dengan terpaksa kuturuti saja permintaan yang berkuasa itu, setelah berdoa diberi waktu bebas hanya 45
menit. Dan aku langsung ke tempat makan yang terdekat dan makan hanya dalam waktu 15 menit, dan sehabis mengisi perut membeli camilan untuk dijalan. Akhirnya di putuskan untuk membeli keripik, saat dibuka ternyata keripikya lembek "Ngajak berantem ya itu madura?" Salah satu temanku bilang "Dibujui medure takye hahaha" tetapi untungnya bukan hanya ada yang ditipu ada beberapa temanku yang juga kena tipu. Saat dijalan ngejek orang tidak jelas lagi dan akhirnya tertidur pulas,
![]() |
| Dowi kecapean? maklum perjalanan jauh, rindu emaknya hahaha. |
dan akhirnya sampai disekolah. Jam menunjukkan jam 16.00 Sore, dan terdengar pengumuman "Bagi siswa kelas 9 ada UAS besok, diharapkan siswa untuk belajar dengan rajin dan penuh semangat" Gila..... Sudah capek dapat tiket horror lagi dari sekolahan, akhirnya pulang dengan wajah mengenaskan sungguh tidak bisa dilupakan ini pengalaman.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar